banner 728x250

Peringati Hari Asyura, DKM Ath-Thoyyibah Santuni Anak Yatim

banner 468x60

BALIKPAPAN, LENTERAKALTIM.COM : Hari Asyura 10 Muharram 1448-H yang dikenal juga sebagai hari raya anak yatim diperingati meriah oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Ath-thoyyibah Balikpapan, Jum’at (26/6) malam kemarin.

Ratusan jamaah yang memadati ruang utama masjid dengan khidmat mendengarkan tausiyah yg disampaikan ustadz Dr. Drs. H. Sartono, MM. Tausyiah mengangkat tema “meraih berkah Asyura, menebar kepedulian untuk yatim dan lansia dhuafa”.

Dalam kegiatan itu Ketua DKM Masjid Jami’ Ath-Thoyyibah, Ustadz KH Hadi Mustofa, HA, menyerahkan santunan dan bingkisan kepada 11 orang anak yatim piatu dan 21 orang lansia dhuafa. Para yatim dan lansia itu adalah warga yang bertempat tinggal di lingkungan sekitar masjid, dan diusulkan oleh para ketua RT setempat.

“Ini titipan dari jamaah dan warga di hari Asyura ini untuk ananda yatim dan orang tua kami yang kami hormati. Semoga santunan dan bingkisan kecil ini membawa berkah, menghapus duka dan meringankan beban Bapak dan Ibu serta ananda sekalian,” ucap Ustadz KH Hadi Mustofa saat menyerahkan santunan itu.

Dalam tausiyahnya Ustadz Sartono memuji kepedulian warga setempat yang berempati menyisihkan sebagian rezekinya untuk membahagiakan para yatim dan dhuafa melalui donasi yang dihimpun oleh DKM. “Mari kita makmurkan masjid ini dan kita bangun ukhuwah persaudaraan dengan cara membantu saudara-saudara kita yang tidak mampu” ajak Sartono kepada jamaah yang hadir.

Ustadz Sartono lantas mengajak hadirin untuk bersama-sama mendoakan para donatur yang telah berpartisipasi pada kegiatan peringatan 10 Muharram ini. Demikian juga para jamaah diminta berdoa bersama, yang dihajatkan untuk anak-anaknya, istri dan suami mereka. “Semoga kita semua mendapat barokah dari malam sepuluh muharram ini,” ujarnya.

Dikatakan Sartono, orang yang gemar bersedekah dengan memberikan bantuan kepada yatim piatu dan lansia dhuafa, maka seluruh urusannya akan dimudahkan oleh Allah. “Orang yang bersedakah itu akan dijamin sehat, dijaga dari marabahaya, dimudahkan segala urusannya dan diberikan rezeki berlimpah,” ujarnya.

DKM Masjid jami’ Ath-Thoyyibah menggelar kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah, menambah ilmu, menebar kasih kepada anak yatim dan lansia dhuafa yang berada disekitar lingkungan masjid kita.

“Santunan dan bingkisan yang kita berikan nilainya tidak seberapa besar, tetapi setidaknya kami bisa berbagi memberikan kebahagian kepada mereka adik yatim dan orang tua kami lansia dhuafa,” ujar Bendahara Masjid Jami’ Ath-Toyyibah, Aminuddin kepada lenterakaltim.com.

Diungkapkan oleh Amin — begitu biasa Aminuddin dipanggil, dana yang digunakan untuk memberikan santunan dihimpun dari warga masyarakat sekitar masjid dan dari para pengusaha yg bertempat usaha di sekitar masjid di jalan Milono.

“Kekurangannya ditutupi dengan kas masjid, tetapi jumlahnya tidak begitu besar. Kami tentu menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih atas partisipasi warga dan para pengusaha yang telah memberikan donasi untuk kegiatan ini, ” ujar Amin. (imo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *